Wanita Muslimah Menurut Islam
Sebagaimana Allah menciptakan Adam As, Allah juga menciptakan Hawa
yang merupakan seorang wanita. Wanita dibekali Allah SWT segala hal
memungkinkannya untuk melaksanakan tugas dan mendampingi pria dalam
menjalankan perannya sebagai pemimpin atau khalifah dimuka bumi,
meskipun wanita juga merupakan khalifah bagi dirinya sendiri.
Wanita dalam islam memiliki kewajiban dan hak yang harus dipenuhi dan juga mematuhi segala perintah dan larangan Allah SWT.
Wanita yang menganut islam sering disebut sebagai wanita muslimah,
lantas bagaimanakah sebenarnya pandangan islam mengenai wanita muslimah
itu sendiri? Untuk mengetahuinya simak penjelasan berikut ini.
Definisi Wanita Muslimah
Wanita
muslimah menurut islam adalah wanita yang menganut agama islam dan
menjalankan segala kewajiban serta perintah Allah SWT yang terkandung
dalam agama islam. Dalam suatu pepatah disebutkan bahwa wanita muslimah
adalah perhiasan dunia dan ia lebih mulia daripada bidadari di surga.
Menjadi wanita muslimah yang baik hendaknya menjadi cita-cita setiap
wanita karena wanita muslimah tentunya disukai Allah SWT dan juga
orang-orang disekitarnya.
Memang terkadang tidak mudah untuk
selalu istiqomah dan menjadi wanita muslimah yang baik, akan tetapi
segala hal tersebut layak untuk diusahakan. Untuk menjadi wanita
muslimah sejati atau wanita shalehah menurut islam maka ia harus memenuhi segala kewajiban baik sebagai seorang anak, istri, ibu dan peranan lainnya dalam kehidupan.
Kriteria Wanita Muslimah Sejati
Menjadi
wanita muslimah sejati tidaklah begitu sulit seperti yang diperkirakan
dan wanita muslimah sejati tentunya memiliki kriteria tertentu. Beberapa
kriteria yang mencerminkan bahwa seorang wanita adalah muslimah sejati
adalah sebagai berikut.
- Beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT
Kriteria
pertama yang menjadikan seorang wanita sebagai muslimah sejati adalah
beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Wanita muslimah adalah mereka
yang senantiasa melaksanakan amar ma’ruf nahi mungkar dan menjalankan
segala perintah Allah SWT. Dalam hal keimanan dan ketaqwaan, islam tidak
membedakan antara pria dan wanita sebagaimana yang disebutkan dalam
firman Allah SWT berikut :
إِنَّ
الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ
وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ
وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ
وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ
وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ
كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا
عَظِيمًا
Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim,
laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap
dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan
perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki
dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa,
laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan
perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan
untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS Al Ahzab ; 35)
- Melaksanakan Kewajiban sebagai muslim
Sebagai seorang muslimah sejati tentunya seorang wanita harus melaksanakan segala kewajiban sebagai muslim termasuk menjalankan shalat wajib
lima waktu maupun puasa ramadhan dan ibadah lain yang diwajibkan atas
umat islam. Wanita muslimah juga selalu berusaha untuk melakukan ibadah
sunnah yang dianjurkan dan memiliki banyak keutamaan.
- Menutup aurat
Seorang
wanita wajib menutup auratnya, hal ini dikarenakan wanita adalah
makhluk yang dimuliakan Allah SWT dan agar wanita dijauhkan dari fitnah
lawan jenisnya. Aurat yang terbuka bisa menyebabkan lawan jenis sulit
menjaga pandangan dan menjerumuskan dalam perbuatan zina. Perintah
mengenakan hijab dan menutup aurat disebutkan Allah SWT dalam ayat
berikut :
يَا
أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ
الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ
أَدْنَىٰ أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا
رَحِيمًا
Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu,
anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka
mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya
mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu.
Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Qs Al Ahzab : 59)
- Memiliki akhlak yang baik
Akhlak
adalah budi pekerti yang ada dalam diri seseorang. Wanita muslimah
hendaknya memiliki akhlak yang mulia, tutur kata yang sopan dan perilaku
yang santun. Wanita muslimah juga seharusnya memiliki perkataan yang
lembut dan tidak berlaku kasar kepada orang lain. Selain itu wanita
muslimah juga harus selalu bersabar terhadap apa yang menimpanya dan
selalu merasa malu jika berbuat sesuatu yang tidak baik. Sebagaimana
disebutkan Allah SWT dalam firman berikut:
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ
بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ
وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
Dan
sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita
gembira kepada orang-orang yang sabar. (QS AL Baqarah : 155)
- Berbakti pada orangtua dan suami
Berbakti
kepada orangtua dan suami adalah kriteria lain dari seorang wanita
muslimah sejati. Seorang wanita selayaknya menghormati dan berbakti
kepada orangtua dan berusaha untuk membantu pekerjaan dan meringankan
beban orangtua dalam rumah. Di sisi lainnya, seorang wanita muslimah
juga harus berbakti kepada suaminya karena wanita yang tidak berbakti
pada suaminya adalah salah satu wanita yang dibenci Allah SWT. Dalam
sebuah hadits Rasul SAW bersabda:
الدُّنْيَا
مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِهَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، إِذَا نَظَرْتَ
إِلَيْهَا سَرَّتْكَ، وَإِذَا أَمَرْتَهَا أَطَاعَتْكَ، وَإِذَا غِبْتَ
عَنْهَا حَفِظَتْكَ فِي نَفْسِهَا وَمَالِكَ
“Dunia ini adalah
perhiasan dan sebaik-baik perhiasannya adalah wanita yang shalihah. Bila
engkau memandangnya, ia menggembirakan (menyenangkan)mu. Bila engkau
perintah, ia menaatimu. Dan bila engkau bepergian meninggalkannya, ia
menjaga dirinya (untukmu) dan menjaga hartamu.”
- Memiliki ilmu dan mampu mengurus keluarganya
Seorang
wanita akan menjadi ibu bagi anak-anaknya dan ia haruslah memiliki ilmu
yang bisa ia ajarkan kepada anak-anaknya kelak atau digunakan untuk
kemaslahatan masyarakat. Menuntut ilmu hukumnya wajib oleh sebab itu,
wanita muslimah juga harus menuntut ilmu meskipun tidaklah harus
mencapai perguruan tinggi. Asalkan ia bisa merawat anak dan keluarganya
dengan baik, maka seorang wanita sudah mampu menjadi muslimah yang baik
tentunya jika memnuhi kriteria lainnya.
Demikian pandangan islam mengenai wanita shalehah dan kriteria wanita muslimah menurut islam. Semoga bermanfaat.

Komentar
Posting Komentar